Memperingati Hari Anti Korupsi, LSM Penjara Melakukan Aksi Demo

 "LSM Penjara datang... Penjara datang untuk Koruptor, Koruptor datang.. Koruptor datang masukan penjara" Lagu itu dinyanyikan berulangkali agar Hukum ditegakkan dan menindak tegas para Koruptor yang ada di Sumatera Utara khusus nya.

Medan [iNews24jam.id], Dalam Memperingati Hari Anti koropsi SeDunia ( HARKORDIA ) kini beberapa Masyarakat dan juga Ormas LSM PENJARA ( Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara ) kini melaksanakan aksi demo di depan Kantor Mabes Poldasu yang berada dijalan Lintas Medan Sumatera Utara dengan tuntutan memberantas para KORUPTOR dan Mapia tanah yang sering terjadi di berbagai Daerah, agar mendapatkan hukuman yang setimpal Kamis 09/12/'21.

Ketua LSM Penjara Zulkifli dalam orasinya tuntaskan Mapia Tanah dan para koruptor dijajaran Pemerintah yang ada di Sumatera Utara dan beliau beserta team nya siap berani menang membela Masyarakat yang di rugikan oleh pemerintah terkait, ujarnya

Sekitar 50 anggota yang ikut dalam aksi Demo di Mapoldasu semua bersorak - sorak dan menyanyikan lagu " LSM Penjara datang... Penjara datang untuk Koruptor, Koruptor datang.. koruptor datang Masukan penjara " lagu itu dinyanyikan berulangkali agar Hukum ditegakkan dan menindak tegas para Koruptor yang ada di Sumatera Utara khusus nya.

Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S., M. Si., mendengarkan keluhan Masyarakat yang diwakilkan LSM Penjara, dengan aksi tersebut tidak ada kericuhan dan Kapoldasu pun menanggapi dengan baik para aksi yang mengutarakan inspirasi nya. Dan akan ditindak lanjuti persoalan ini sampai tuntas ungkapnya.

Berbagai persoalan yang kerap terjadi di Sumatera Utara, selesai dari Kapolda Sumut, team LSM Penjara melanjutkan perjuangan mereka ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang berada di jalan Karya Wisata Medan. 

"Dalam aksi ini LSM PENJARA menyampaikan aksi nya menduga adanya korupsi Pengelembungan harga pengadaan Mesin Jahit yang di bagikan ke Enam SMK yang ada di Tiga Kabupaten Sumatera Utara dari Rp. 2 M menjadi RP. 5 M lebih" pungkas Wasinton Sipahutar (red-BS)

Post a Comment

Previous Post Next Post