Meninjau Proyek Drainase Pengendalian Banjir, PDIP Medan Labuhan Ajak Warga Dukung Pembangunan dan Mengawasi

 "Pembangunan drainase U-Ditch selain didukung juga harus diawasi, masyarakat sekitar sebagai pengguna, baik buruknya hasil kerja akan berdampak lamgsung pada masyarakat itu sendiri, maka mari kita sama-sama mengawasi," jelas Rion kepada warga di Pajak UKA Martubung


Medan [Inews24jam.id], Pengurus Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PAC PDI Perjuangan) Medan Labuhan mengajak masyarakat Kecamatan Medan Labuhan agar mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan drainase dalam bentuk parit yang menggunakan U-Ditch di Pajak UKA Martubung Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan yang saat ini sedang berjalan.

Hal tersebut disampaikan Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Labuhan, Rion Aritonang SH didampingi pengurs lainnya,  mereka berharap agar masyarakat mendukung serta berperan serta dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan. "Pembangunan drainase U-Ditch selain didukung juga harus diawasi, masyarakat sekitar sebagai pengguna, baik buruknya hasil kerja akan berdampak lamgsung pada masyarakat itu sendiri, maka mari kita sama-sama mengawasi," jelas Rion kepada warga di Pajak UKA Martubung, pada Kamis 9 Desember 2021 didampingi Babinkamtibmas, Babinsa, Kepala Lingkungan dan operator kosultan pelaksana proyek.

Rion juga mengingatkan operator agar menggunakan U-Ditch yang sesuai standar karena ukurannya lebih besar dari parit drainase lama, harus diperhatikan elevasinya agar tidak terjadi genangan air di dalam U-Ditch. Serta tanah dari kerukan parit segera diangkat sehingga tidak jadi kubangan lumpur di sekitar lokasi pengerjaan. PDI Perjuangan Medan Labuhan mengapresiasi proyek Pemko Medan dan berterima kasih kepada Walikota Medan Bobby Nasution dan Wakil Walikota Medan Aulia Rahman.

Dalam kesempatan itu, Rion Aritonang yang juga Kepala Badan Bantuan Hukum Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Kota Medan tersebut juga menyarankan agar masyarakat mematuhi Peraturan Walikota Medan No.9 Tahun 2009 tentang larangan mendirikan bangunan di atas drainase, bahu jalan, trotoar, tanggul dan garis sempadan sungai serta larangan menutup drainase secara terus menerus. " Akan serasa percuma drainase diperbaiki dan dibuat bagus kalau fungsi drainase tidak dirawat, jangan mendirikan bangunan diatasnya, mari kita rawat bersama, sehingga banjir dapat dikendalikan," jelas Rion.

Salah seorang pedagang dan warga Pasar,  Nikho (30) berharap agar pembangunan cepat selesai, sehingga para pedagang tidak lagi terganggu, bahkan bila diperlukan pedagang siap tutup beberapa hari agar pembangunan drainase segera selesai. " Kami pedagang juga siap untuk tutup beberapa hari, bila diperlukan agar proyek cepat selesai dan kami berdagang lagi," jelas Nicko pedagang kaki lima. (red-BS)

Post a Comment

Previous Post Next Post