DPP IHI Asahan Minta Inspektorat Audit LPJ Keuangan Pekerjaan Proyek DD Rabat Beton Desa Tanjung Asri, Danggarkan Tahun 2021 Dikerjakan Tahun 2022

"Bukan hanya di dusun IV saja,  terdapat juga   pekerjaan   proyek drainase / parit  dan pekerjaan rabat beton di dusun III  bersumber dari Dana Desa Tanjung  Asri  2021 yang dilaksanakan beberapa bulan  lalu,  pekerjaan tersebut  dinilai tidak tepat sasaran dan baru beberapa bulan dikerjakan kondisinya saat ini sudah kupak kapik", Jelas Bahrum

Gambar : Plank Proyek Rabat beton Desa Tanjung Asri

Asahan-Sumut [iNews24jam.id], Kejar tayang dan seolah dipaksakan, Dewan Pimpinan Pusat Independen Hukum Indonesia ( IHI ) meminta kepada Dinas Inspektorat agar mengaudit Laporan Pertanggung Jawaban  ( LPJ - red ) proyek rabat beton di dusun IV Desa Tanjung Asri Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan yang bersumber dari Dana Desa 2021 sebesar Rp : 86. 784.500,-  dengan volume 100  m X 4,5  m.


Ketua DPP IHI Asahan Bahrum kepada iNews 24 jam memaparkan, " pelaksanaan pekerjaan proyek rabat beton  di dusun IV  Desa Tanjung  Asri dinilai telah melanggar aturan, hal tersebut jelas terlihat dari masa tanggal dan waktu pekerjaan.  Seharusnya pekerjaan yang di anggarkan dan dilaksanakan  pada tahun 2021, ini malah dikerjakan tepat di tanggal 1 Januari 2022 ",  Minggu  (  02 / 01 /2022  )  di kantor DPP IHI

Ketua DPP IHI Asahan : Bahrum

Lebih lanjut Bahrum  juga menjelaskan, " bukan hanya di dusun IV saja,  terdapat juga   pekerjaan   proyek drainase / parit  dan pekerjaan rabat beton di dusun III  bersumber dari Dana Desa Tanjung  Asri  2021 yang dilaksanakan beberapa bulan  lalu,  pekerjaan tersebut  dinilai tidak tepat sasaran dan baru beberapa bulan dikerjakan kondisinya saat ini sudah kupak kapik.

Gambar : Batu sungai Guli / mangga sebagai bahan material pengecoran rabat beton

DPP IHI juga  menilai,  proyek  rabat beton yang berlokasi di dusun IV Desa Tanjung  Asri  diduga pekerjaan  tersebut tidak sesuai dengan bestek atau Rancangan  Anggaran Biaya.  Pasalnya  bahan material batu yang dipergunakan pada pengecoran  rabat beton tersebut  bukan  memakai batu pecah / pabrikasi, namun dari hasil  pantauan tim investigasi DPP IHI dilapangan bahan material batu  yang  dipergunakan memakai batu sungai Guli yang  bercampur dengan batu mangga ".


Selain itu, lebih ironisnya seakan kejar  tayang  dan terkesan dipaksakan, proyek rabat beton di dusun IV Desa Tanjung  Asri  tersebut yang  dikerjakan pada tanggal 30 Desember 2021 hanya sepanjang  sekitar 30 meter dan pekerjaan  dilanjutkan  pada tanggal 01 Januari 2022  hingga tengah malam  tanpa menggunakan lampu penerangan ", tandas Bahrum


Untuk itu  Dewan Pimpinan Pusat Independen Hukum Indonesia Kabupaten Asahan meminta dengan tegas  kepada Dinas Inspektorat  Asahan  agar segera menindak serta memproses laporan pertanggungan  jawaban tentang  pekerjaan rabat beton dusun IV  Desa Tanjung  Asri  Tahun  2021  yang dinilai telah melanggar peraturan. DPP IHI akan  terus memantau  penggunaan dan pelaksanaan Dana Desa dan Bumdes  Desa Tanjung Asri terhitung dari tahun 2018  sampai Tahun 2021 ", tegas Bahrum . ( Ash -  01 )

Post a Comment

Previous Post Next Post