Peduli Gempa Pasaman Barat, Menggerakkan KASMARAN Galang Dana

MEDAN, [inews24jam.id], Gempa yang berkekuatan 6,1 Skala Richter pada hari Jumat (25/02/2022), meluluh lantakkan wilayah Kabupaten Pasaman Barat dengan kerusakan bangunan yang cukup parah, sehingga warga tersebut banyak yang mengungsi karena kehilangan tempat tinggal, banyak korban yang berjatuhan, hingga kini 7 orang meninggal dunia, korban luka-luka mencapai 85 orang.


Menurut data dari Bnpb.go.id korban pengungsian mencapai 5000 orang yang tersebar di 35 titik pengungsian dan kemungkinan akan bertambah lagi. Saat ini para pengunsian sangat membutuhkan bantuan berupa obat-obatan, selimut, pakaian, dan sembako untuk sekedar bertahan hidup di pengungsian. 


Dengan kejadian tersebut Anak Rantau yang ada di Kota Medan tergerak untuk penggalangan dana, salah satunya yang dilakukan oleh Kesenian Minang Kasmaran, selama 2 hari melakukan penggalangan dana di seputaran jalan Sukarame sampai simpang jalan aksara, mereka dapat mengumpulkan dana sebesar Rp. 2.530.000,- dana tersebut akan disumbangkan ke Kabupaten Pasaman Barat untuk korban bencana Gempa. Penggalangan dana ini akan terus dilakukan selama seminggu kedepan.


Ketua Kesenian Minang Kasmaran mengatakan "Kami merasa sedih mendengar kabar tersebut, melihat kampung halaman kami hancur berantakan karena Gempa yang berkekuatan 6,1 SR, kami yang berada di perantauan merasa tergerak hati untuk membantu saudara kami yang ada di kampung, untuk itu saya menggerakkan teman-teman saya melalui kelompok Kesenian Minang Kasmaran dalam penggalangan dana ini, saya berharap pemerintah Kota Medan dapat membantu kami sebagai anak rantau untuk penggalangan dana tersebut" ujarnya. [Ferry Suhendra]

Post a Comment

Previous Post Next Post