MEMBELUDAK NYA MASYARAKAT DALAM PENYALURAN BST DAN BST, SERTA MINYAK GORENG ABAIKAN PROKES.

 


 Tebing Tinggi Sumut.[iNews24jam.id], Penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) dan Bantuan Sosial Tunai ( BST ) minyak goreng, Senin pagi ( 19/4/22  ) sekitar pukul 08:00 Wib, membludak dan abaikan protokol kesehatan,di Lapangan Merdeka / Anjungan Sri Mersing jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi.





Pantuan wartawan di lokasi, terlihat ratusan warga kota Tebingtinggi, berdatangan kelokasi untuk pengambilan BLT dan BST minyak goreng sebesar 500 ribu rupiah dari pemerintah,yang di salurkan melalui pihak PT Pos Indonesia Tebingtinggi,warga pun terpaksa harus rela berdesak-desakan untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut, walau pun di lokasi pembagian personil kepolisian dari polres Tebingtinggi di terjunkan dalam pengamanan agar warga tidak berdesak- desakan saat pengambilan BLT tersebut.

Namun warga tetap juga mengabaikan prokes,bahkan warga pun tidak takut masih adanya penularan virus Covid-19 di sekitar mereka.


 Menurut keterangan salah seorang penerimaan bantuan BLT Mujinem ( 53 ), kepada wartawan mengatakan,untuk mendapatkan bantuan tersebut dirinya harus rela antri dan berdesak- desakan selama hampir 4 jam, untuk persyaratan pengambilan BLT kita harus menunjukan seperti KTP asli, Kartu Keluarga asli dan kartu vaksin yang bersangkutan.kata Mujinem.



Dirinya menambahkan,dengan adanya bantuan BLT dan BST minyak sebesar 500 ribu rupiah yang di salurkan oleh pemerintah, dirinya merasa sangat senang dan bersyukur karena  ekonomi mereka bisa terbantu, dirinya berharap kepada pemerintah bantuan ini bisa setiap bulannya di salurkan kepada masyarakat yang memerlukan tutupnya.


Pemerintah kota Tebingtinggi bersama pihak kepolisian polres Tebingtinggi, di minta harus tegas dalam penanganan penyaluran BLT dan BST yang di nilai mengabaikan Prokes Covid-19. Untuk menghindari dan memutus mata rantai  Covid-19, agar kira nya kita tetap mematuhi Prokes yang sudah di tetap kan pemerintah.



Keterangan foto  terlihat ratusan warga penerima bantuan BLT berdesak-desakan abaikan prokes. (Iriadi )

Post a Comment

Previous Post Next Post